11 Cara Jitu Mengatasi Anak yang Susah Makan

Apakah saat ini Anda sedang menghadapi masalah karena si kecil susah makan? Jika iya, maka Anda harus segera mengatasinya. Tapi jangan terlalu frustasi juga, ya! Sebab kondisi ini sudah cukup sering ditemukan di masyarakat.

Biasanya anak mengalami susah makan pada usia di atas 6 bulan, yakni saat ia baru mengenal makanan pendamping ASI (MPASI). Dan itu akan terus berlanjut hingga usianya mencapai 3-5 tahun.

Untuk menghadapi masalah ini, tentu Anda perlu cermat. Jangan sampai Anda menuruti kemauan si kecil untuk menunda makan hanya karena merasa kasihan.

Ilustrasi mengatasi anak yang susah makan

Bagaimanapun juga, usia balita adalah masa-masa pertumbuhan. Oleh karenanya, Anda harus memperhatikan kecukupan gizi buah hati. Nah, berikut ini 11 cara mengatasi anak yang susah makan untuk Anda praktikkan.

1. Cari Tahu Penyebabnya

Jika anak Anda mengalami masalah susah makan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu penyebabnya.

Anda perlu tahu bahwa ada banyak faktor yang menurunkan nafsu makan. Pertama, mungkin si kecil lagi dalam masa pertumbuhan gigi. Bisa pula dikarenakan dia kelelahan. Atau mungkin ia menderita infeksi tertentu, seperti influenza,  infeksi usus, atau lainnya.

Pastikan Anda lebih peka dengan kondisi si kecil. Sehingga bila ada perubahan pada dirinya, Anda bisa segera mengetahui.

2. Berikan Makan dalam Porsi Kecil, Tapi Berkali-Kali

Apabila anak masih baru mengenal makanan padat, mungkin usianya sekitar 1 tahun, sebaiknya jangan berikan ia porsi makan terlalu banyak.

Terlebih lagi jika si kecil punya masalah susah makan. Saat ia selalu menolak makanannya, tentunya Anda enggak mungkin membiarkan dia kelaparan kan? Nah, untuk mengakalinya, coba beri dia makan dengan porsi sedikit tapi berkali-kali.

Apabila porsi makannya sedikit pastinya ia akan cepat menghabiskannya. Selain itu, ia juga tidak akan bosan mengunyah. Untuk kedepannya, Anda bisa menambah porsinya secara bertahap.

3. Buatlah Jam Makan yang Teratur

Metode yang satu ini juga penting dipraktikkan untuk mengatasi anak yang susah makan. Ya, pastikan Anda mengatur pola makan si kecil dengan baik.

Semisal sarapan jam 07.00, makan siang jam 11.00, dan makan malam jam 19.00. Buatlah jadwalnya sama setiap hari. Dengan begitu, si kecil akan terbiasa dan mengingatnya.

Cara ini tak hanya membantu si kecil hafal dengan jam makannya, tapi juga melatih kedisiplinannya.

4. Jangan Berikan Minum Terlalu Banyak Saat Hendak Makan

Memberikan asupan cairan, entah itu air putih, susu ataupun jus buah menjelang makan tidaklah dianjurkan. Apalagi jika porsinya banyak, karena hal itu bisa membuat perut si kecil terisi penuh oleh cairan. Sehingga memicu rasa kenyang.

Baiknya sih, jangan memberikan minum kepada si kecil saat ia hendak makan. Kalaupun ia memaksa dan bilang haus, maka boleh-boleh saja Anda memberikannya asalkan porsinya sedikit. Dengan begitu, si kecil juga enggak akan kekenyangan.

5. Sajikan Makanan Secara Bervariasi

Cara berikutnya untuk mengatasi anak yang susah makan yakni dengan menyajikan menu masakan yang bervariasi. Misalnya, hari ini Anda memasak sup ayam, besok coba masak olahan salmon.

Besoknya lagi, Anda bisa memasak pangsit dengan sayur. Atau jika Anda bingung tanyakan saja pada si kecil ingin makan apa. Dengan begitu, Anda bisa memasak makanan sesuai seleranya.

Selain itu, usahakan juga untuk membuat menu makan yang seimbang ya. Pastikan ada nasi, lauk, sayur dan buah.

Jika anak tak suka mengonsumsi sayur, olah saja sayurannya menjadi semenarik mungkin. Misalnya saja, sayur dicampur dengan jus buah, dijadikan toping bubur, es krim, atau lainnya. Intinya, Anda harus kreatif!

6. Sabar dan Jangan Menyerah

Sabar menghadapi anak

Meskipun mengatasi anak yang susah makan lumayan bikin pusing, namun Anda jangan mudah menyerah, ya! Teruslah membujuk si kecil, buatlah masakan-masakan yang enak, dan pastikan jam makannya teratur.

Anda harus bersabar menghadapi si kecil ini. Namun apabila ia terus-menerus masih tidak mau makan, Anda bisa memberinya vitamin penambah nafsu makan.

Tapi jangan dibelikan secara sembarangan di apotek atau toko! Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

7. Pertimbangkan untuk Memberi Camilan Sehat

Salah satu cara alternatif mengatasi anak yang susah makan agar dia enggak kelaparan dan kekurangan gizi, Anda bisa memberikannya camilan di sela-sela waktu bermain.

Camilan memang tidak bisa menggantikan manfaat dari makanan berat. Namun setidaknya, bila si kecil mengonsumsi camilan maka tubuhnya nggak terlalu lemas. Gizinya juga tercukupi.

Sebaiknya, Anda utamakan cemilan kaya kalori agar bisa jadi sumber energi bagi si kecil. Misalnya saja roti, selai kacang, jagung, keju, ubi, ikan salmon, atau makanan yang dimasak dengan mentega.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan cemilan sehat lain, seperti salad sayur, jus buah, dan sebagainya. Yang penting, usahakan memberikan cemilan pada waktu yang berjauhan dari jam makan. Dengan begitu, si kecil tidak akan kekenyangan.

8. Berikan Asupan Makanan Penambah Nafsu Makan

Berikutnya, cara mengatasi anak yang susah makan yakni dengan memberikan asupan penambah nafsu makan. Misal saja, tomat, lobak, mentimun, keju, ubi, atau buah-buahan seperti apel, anggur dan lemon.

Anda juga bisa membuat ramuan temulawak. Ramuan tersebut sangat bagus untuk merangsang daya nafsu makan.

Yang perlu Anda perhatikan, saat memberikan makanan cocokkan dengan usia anak. Jangan sampai salah dalam memberikan makanan ya!

Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Agar Tidak Mudah Sakit

9. Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan

Jika selama ini si kecil selalu makan di meja makan, coba deh sesekali ganti suasananya. Ajak dia makan di tempat yang lebih menyenangkan. Misalnya sambil nonton televisi atau di teras rumah.

Bisa pula Anda mencoba mendekorasi ruangan tempat makan. Buatlah semenarik mungkin. Misalnya saja, membeli meja makan berukuran kecil yang unik buat si kecil. Lalu untuk peralatan makannya juga bisa beli yang lucu. Dengan begitu, mungkin bisa menarik minat anak untuk makan.

10. Untuk Sementara, Batasi Konsumsi Serat

Serat memang bagus untuk membantu kesehatan saluran cerna. Namun untuk sementara, bila buah hati sedang mengalami masalah penurunan nafsu makan, maka batasi asupan makanan berserat.

Sebab, makanan berserat itu cenderung bikin kenyang lebih lama. Apabila anak banyak mengonsumsinya, akibatnya ia malas makan karena enggak merasa lapar.

Jadi batasi saja ya! Bukan berarti menghentikan segala asupan serat. Hanya saja kadarnya dikurangi.

11. Konsultasi dengan Dokter

Apabila Anda melihat kondisi si kecil tampak memprihatinkan alias ia benar-benar susah makan dalam kurun waktu cukup lama, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Langkah ini bisa Anda ambil tatkala si kecil mulai menunjukkan gejala yang tak wajar. Seperti sering muntah saat menelan makanan, selalu menolak makanan jenis apapun, atau bahkan berat badannya turun.

Jika hal itu dialami si kecil, maka jangan tunggu lebih lama lagi. Segera bicarakan dengan dokter agar Anda bisa mendapatkan solusi yang terbaik.

Penutup

Poin penting yang perlu Anda catat di sini adalah meningkatkan nafsu makan anak itu butuh proses. Jadi Anda harus sabar. Jangan memaksakan, apalagi sampai membentak si kecil. Itu justru menganggu mentalnya.

Sebaliknya, Anda harus memotivasinya secara terus-menerus, sehingga nafsu makannya bisa lahap kembali. Demikian tips mengatasi anak yang susah makan. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait: