Ciri-Ciri Orang Hamil Muda: 11 Tanda Awal Kehamilan

Hamil adalah sebuah periode yang banyak didambakan oleh wanita yang sudah menikah. Saat itulah mereka merasa sudah memasuki tahap untuk menjadi wanita yang sempurna. Sebuah fase yang indah bagi para wanita.

Ketika seorang wanita mulai merasakan kondisi hamil, maka saat itulah muncul rasa bahagia. Namun, ada kalanya, para wanita ini tidak menyadari bahwa dirinya sudah berbadan dua.

Bahkan ketika tubuhnya sudah memberi sinyal-sinyal telah ada janin di dalam tubuhnya, para wanita ini belum juga menyadarinya.

Ilustrasi ciri-ciri orang hamil

Soalnya, tanda atau ciri-ciri orang hamil tak melulu mual dan muntah di pagi hari. Ada juga yang tidak merasakan hal seperti itu.

Meski demikian, pada umumnya wanita yang tengah hamil muda akan mempunyai ciri-ciri seperti yang akan dijabarkan di bawah ini.

1. Perubahan pada payudara

Ketika seorang wanita mulai hamil, ciri yang bisa dikenali adalah perubahan pada payudaranya. Wanita akan merasakan payudaranya lebih sensitif dan ukurannya mulai membesar. Ini disebabkan adanya perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh.

Perubahan pada payudara ini mirip dengan kondisi saat wanita akan memasuki masa menstruasi. Satu minggu setelah terjadi pembuahan, perubahan pada payudara ini sebenarnya sudah mulai bisa dirasakan. Akan semakin bisa dirasakan perubahannya setelah melalui tiga bulan pertama kehamilan.

Untuk membuat Anda tetap merasa nyaman dengan perubahan yang terjadi pada payudara, bisa menggunakan bra yang didesain untuk para ibu hamil dan menyusui. Desain bra ini dibuat khusus untuk membuat para wanita bisa melalui masa kehamilan dengan nyaman.

Dalam beberapa kasus, perubahan ukuran payudara juga diikuti dengan puting yang ikut membesar. Kadang diiringi dengan warna yang lebih gelap di sekitar puting.

2. Merasa pusing

Sering merasa pusing dan sakit kepala? Bisa jadi Anda tengah hamil. Karena itu merupakan ciri yang banyak dialami para wanita saat memasuki periode pembuahan.

Kehamilan pasti diiringi dengan peningkatan hormon progesteron. Kondisi ini menyebabkan tekanan darah menjadi turun. Efek yang langsung dirasakan adalah berkurangnya aliran darah ke otak yang kemudian memicu rasa pusing.

Sebuah studi yang dilakukan Brazilian Journal of Otorhinolaryngology melaporkan bahwa disfungsi hormonal pada wanita hamil dapat menyebabkan gangguan di bagian kepala. Seperti merasa pusing dan telinga berdenging.

Kondisi ini terutama dirasakan pada trimester pertama kehamilan. Namun bagi sebagian wanita bisa juga mengalami kondisi ini sepanjang masa kehamilan. Dengan kata lain, mereka bisa mengalami pusing dan sakit kepala selama 8-9 bulan.

Hindari berdiri secara cepat dari posisi duduk atau tiduran. Jika Anda merasakan kondisi seperti ini, menarik napas dalam secara teratur bisa membantu untuk meringankan gejala sakit dan pusing pada kepala.

3. Cepat lelah

Ilustrasi cepat lelah saat mulai hamil

Ciri-ciri orang hamil yang mudah dirasakan dan dilihat adalah cepat merasa lelah. Ketika seorang wanita sudah mulai hamil, maka akan ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Seperti meningkatnya hormon progesteron yang akan membuat Anda mudah merasa lelah.

Peningkatan hormon progesteron ini juga bisa memicu rasa lemas dan haus. Selain itu, kondisi tekanan darah dan kadar gula yang menurun sejak memasuki masa hamil juga menjadi penyebab tubuh cepat merasa lelah.

Di saat yang bersamaan, tubuh mulai membuat plasenta yang merupakan sistem penyokong kehidupan janin selama di dalam rahim. Proses pembentukan plasenta ini cukup menguras energi para calon ibu. Rasa lelah ini akan sangat terasa pada trimester pertama kehamilan.

Meski demikian, rasa lelah akibat hamil ini masih kerap dipandang bukan sebagai sinyal dari tubuh bahwa Anda sudah berbadan dua. Terutama dirasakan oleh mereka yang baru pertama kali hamil.

4. Penciuman lebih sensitif

Wanita yang tengah hamil secara tiba-tiba akan punya indera penciuman yang lebih tajam dari biasanya. Bahkan bau parfum atau bau tubuh dari suaminya bisa dicium dengan sangat kuat. Padahal biasanya hal itu tidak pernah dirasakan ketika belum memasuki masa kehamilan.

Jika penciuman Anda mendadak lebih sensitif terhadap bau, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi Anda sudah mulai mengandung janin di dalam rahim.

Meningkatnya kemampuan indera penciuman ini  disebabkan oleh perubahan hormon estrogen di dalam tubuh. Efeknya, sang calon ibu bisa lebih sensitif dalam mencium benda-benda yang ada di sekitarnya.

Tingkat penciuman yang lebih sensitif ini juga menjadi salah satu yang memicu munculnya morning sickness. Membuat Anda merasa mual dan muntah di pagi hari. Bisa juga lidah merasakan seperti ada rasa benda logam di dalam mulut. Jika anda merasakan kondisi seperti ini nyaris setiap hari, besar kemungkinan Anda sudah hamil.

5. Mual dan muntah di pagi hari

Ilustrasi morning sickness

Inilah yang menjadi ciri-ciri orang hamil yang paling dikenal masyarakat. Saking terkenalnya, ada wanita yang masuk angin dan muntah-muntah pun kerap disangka tengah hamil.

Menurut American Congress of Obstetrics and Gynecology, gejala mual dan muntah di pagi hari hari ini dialami oleh 70-85% wanita hamil di dunia. Bahkan gejala ini tidak melulu terjadi di pagi hari. Bisa terjadi sepanjang hari, dari pagi sampai malam hari.

Gejala morning sickness ini biasanya hanya muncul pada trimester pertama kehamilan. Dimulai sejak dua minggu setelah terjadi pembuahan. Penyebabnya, sudah tentu kadar hormon yang meningkat drastis selama kehamilan.

Meski demikian, gejala morning sickness ini dialami secara berbeda oleh setiap wanita. Ada yang merasakannya hanya satu bulan di awal kehamilan. Namun, ada pula yang sama sekali tidak pernah merasakan mual dan muntah sepanjang masa kehamilannya.

Untuk mengurangi rasa mual ini, Anda bisa mengonsumi makanan segar yang mudah dicerna tubuh. Selain itu, meminum air putih secara rutin dan mencukupi akan membuat tubuh terhindar dari dehidrasi dan rasa mual.

6. Mood yang cepat berubah

Pernah memperhatikan mood seorang wanita yang tengah hamil? Pasti akan sulit menebaknya dengan tepat. Karena mood wanita yang sedang hamil memang cenderung cepat berubah.

Perubahan emosi dengan cepat ini biasanya banyak terjadi di pagi hari. Karena saat itu memang merupakan masanya perubahan hormon di dalam tubuh. Sehingga wanita hamil cenderung mudah naik tensinya saat ada sesuatu yang dirasa tidak nyaman.

Bahkan dari hal-hal sepele yang sebelumnya tidak menjadi masalah, bisa memicu amarah ketika wanita dalam kondisi hamil. Perubahan emosi bahkan bisa terjadi dalam waktu singkat dan berulang-ulang.

Pengecualian bagi mereka yang pada dasarnya sudah punya karakter moody. Perubahan emosi yang terjadi pada wanita yang memang dikenal moody tidak bisa menjadi indikasi sebuah kehamilan.

7. Mengalami keram perut

Keram perut saat hamil muda

Sebagian besar wanita pasti akrab dengan kram perut. Hal ini biasanya terjadi ketika mereka tengah berada di masa menstruasi. Bahkan, bisa dialami selama beberapa hari di masa menstruasi.

Kram perut juga merupakan salah satu ciri-ciri orang hamil. Kram ini disebabkan oleh telur yang sudah dibuahi sperma mencoba mencari tempat yang nyaman di dinding rahim. Sehingga rahim pun mengalami kontraksi yang kemudian berujung dengan rasa sakit dan kram di bagian perut.

Karena kondisinya sama persis dengan saat mengalami menstruasi, sebagian wanita kerap salah menanggapi kram perut yang dialami. Terutama di masa awal kehamilan. Mereka mengira akan kedatangan “tamu bulanan” saat kram menyerang.

Setelah ditunggu beberapa hari tak datang juga tamunya, barulah menyadari ada hal lain yang tengah terjadi di dalam tubuh mereka.

8. Perut kembung

Perut sering terasa kembung juga bisa menjadi indikasi sebuah kehamilan. Bahkan rasa kembung ini masih dirasakan saat Anda tengah menjalani sebuah program diet. Kondisi ini menjadi sinyal kuat di dalam rahim sudah ada janin.

Seperti gejala kehamilan lainnya, perut kembung juga disebabkan oleh kadar hormon di dalam tubuh yang sedang meningkat. Saat hormon estrogen dan progesteron meningkat di dalam tubuh, dinding rahim akan menebal. Inilah yang kemudian dirasakan sebagai perut kembung.

Selain itu, perubahan kadar hormon juga memicu penurunan sistem pencernaan yang kemudian memicu perut kembung. Jadi jangan heran jika di awal masa kehamilan akan sering buang gas.

9. Sering buang air kecil

Ilustrasi sering buang air kecil

Ciri-ciri orang hamil yang bisa jelas terlihat adalah frekuensi buang air kecil yang meningkat tajam. Bahkan meski Anda tidak banyak minum air, frekuensi kunjungan ke kamar kecil pun tetap akan lebih sering.

Salah satu faktor penyebabnya adalah meningkatnya volume darah di dalam tubuh. Darah ini selalu melewati ginjal untuk menjalani proses pembersihan. Karena volume darah yang bertambah, residu yang dihasilkan ginjal dan menjadi air seni ini pun akan bertambah banyak.

Jadi, tak heran meski Anda tidak banyak minum tapi frekuensi buang air kecil akan tetap tinggi saat hamil. Ini menjadi indikator kuat seorang wanita tengah hamil.

10. Telat datang bulan

Tentu saja sinyal kuat bahwa Anda tengah hamil adalah ketika tidak mengalami haid meski sudah memasuki masanya. Ini menjadi tanda yang paling cepat dibaca oleh para wanita. Terutama ketika periode haid ini sudah lewat lebih dari satu minggu dari jadwal rutinnya.

Namun, bagi wanita yang memang memiliki kadar hormon yang tidak normal, telat datang bulan tidak bisa menjadi indikasi sebuah kehamilan.

Karena mereka memang punya jadwal menstruasi yang tidak rutin. Bahkan ada yang ekstrim sampai 2 bulan tidak mendapat haid, tapi juga tidak hamil.

Untuk lebih memastikan, sebaiknya Anda menggunakan test pack kehamilan. Gunakan alat tes kehamilan ini setelah melewati dua hari dari jadwal menstruasi yang biasanya. Jika masih kurang yakin, langsung kunjungi dokter yang punya alat lebih akurat untuk mengetahui sebuah kehamilan.

11. Bercak darah

Dalam beberapa kasus, sebuah kehamilan bisa diawali dengan munculnya bercak darah di sekitar vagina. Mirip degan kondisi menstruasi tapi dalam volume yang sangat sedikit.

Munculnya bercak darah ini tak lain menjadi tanda telah menempelnya sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim. Bercak darah ini merupakan sinyal awal. Tidak akan muncul setelah kehamilan berjalan beberapa minggu.

Penutup

Jika Anda mengalami beberapa dari  ciri-ciri orang hamil di atas, besar kemungkinan memang Anda tengah mengandung. Untuk lebih pasti, sebaiknya Anda mengunjungi dokter kandungan. Peralatan yang ada di sana akan memberi hasil yang lebih akurat.

Jika memang positif, artinya Anda akan segera menjalani perubahan kebiasaan dalam hidup. Dari mulai makan hingga aktivitas rutin yang sudah mulai dikurangi. Karena Anda sudah mengandung calon bayi yang sudah ditunggu kehadirannya.

Artikel Terkait: